![]() |
| Jalan Perbatasan Kalimantan / Dokumentasi Kementerian PUPR |
Negeri
Tiongkok punya satu pepatah yang saya percaya diterapkan dalam skema pembangunan yaitu “ Kalau mau sejahtera bangunlah
jalan “ – Pepatah Tiongkok
Saya
teringat sekali perkataan dosen saya beberapa tahun lalu, kebetulan kita sedang membahas sistem politik negara - negara di dunia. Beliau adalah lulusan
Hubungan Internasional dari kampus ternama, sehingga memiliki banyak referensi tentang model pembangunan di berbagai negara, saat itu beliau bercerita panjang akan ketertarikannya
terhadap model pembangunan dan politik luar negeri Korea Selatan. " Di negeri
Ginseng dan Tiongkok, sebelum membangun pabrik dan infrastruktur lainnya,
mereka terlebih dahulu membangun jalan untuk menghubungkan setiap daerah ", ujarnya.
Saya
baru menyadari ucapan ini setelah melihat Tiongkok beberapa tahun terakhir.
Melihat gencarnya pembangunan infrastruktur yang gencar dilaksanakan tidaklah
serta merta langsung memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi membutuhkan
waktu. Tetapi kehadiran infrastruktur ini akan menjadi salah satu penopang terbesar
pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan. Lihat saja bagaimana Tiongkok 30 tahun
terakhir, pembangunan infrastruktur telah berkontribusi besar terhadap
pertumbuhan ekonomi mereka saat ini. Wajar saja jika harga suatu produk impor dari
Tiongkok bisa sangat murah, selain karena upah buruh di pabrik yang terjangkau,
juga karena akses ekonomi yang murah dan mudah.



