Indonesia Kita

Kisah Panjang Dibalik Perjalanan Karir SBY #3

09:24:00


Jika melihat perjalanan hidup saya sejak letnan sampai bintang dua, jabatan-jabatan saya hampir semuanya berkaitan dengan tugas operasi. Pernah bertugas di staf operasi, pernah menjabat Danton, Danki, Danyon, dan Danbrig. Pernah bertugas di daerah operasi Timor-Timur, 5 tahun dan di Bosnia. Lama bertugas di jajaran Brigif Lintas Udara. Mestinya penugasan saya selanjutnya berhubungan dengan tugas-tugas sebelumnya. Tetapi penempatan jabatan selanjutnya, ibaratnya tiba-tiba tidak ada angin tidak ada hujan saya dijadikan Asisten Staf Politik (Assopol) ABRI.

Sebetulnya dalam hati saya mempertanyakan, mengapa sebagai Assospol ABRI. Saya tidak pernah bertugas aktif di teritorial, di dunia politik dan sejenisnya. Tapi lagi-lagi, saya bismillah ikhlas dan rida menjalani tugas menjadi Assopol ABRI. Pada saaat saya menjadi Assopol ABRI atau Pangkostrad waktu itu. Sesuai dengan latar belakang perjalanan karier saya, saya sempat disebut-sebut menjadi jabatan Kasum ABRI. Kasum ABRI, Letjen TNI Tarub katanya meminta saya – yang disebutnya mantan Pangdam II/Swj, Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono – mengganti beliau dengan jabatan tersebut. Sementara yang disiaokan menjadi Pangkostrad adalah Prabowo Subianto. Tentu, saya menyatakan siap saja. Akhrinya, Prabowo Subianto memang menjadi Pangkostrad, dan saya memandang memang jabatan tersebut untuk Prabowo Subianto. Tetapi untuk saya, tiba-tiba ada perubahan, saya bukan menjadi Kasum, tetapi menjadi Kassospol ABRI.

Indonesia Kita

Kisah Panjang Dibalik Perjalanan Karir SBY #2

09:13:00


Tahun berikutnya dibuka kesempatan ujian masuk Sesko lagi, tetapi karena saya belum lama menjadi Danyon di daerah operasi tidak boleh ikut ujian. Jadi, tahun kedua saya tidak masuk dan tahun ketiga pun tidak masuk karena tahun ketiga tidak dibuka tes ujian masuk Seskoad. Akhirnya, saya baru berkesempatan masuk Seskoad pada tahun keempat dari angkatan saya. Tetapi tidak apa-apa, karena saya yakin tidak berarti kalau masuk Seskonya belakangan lantas kariernya ketinggalan atau jelek. Saya yakinkan hati saya dengan pikiran ini. Saya mengikuti ujian masuk Seskoad di Timor-Timur, dan Alhamdulilllah akhirnya saya bisa mengikuti seleksi dan lulus untuk mengikuti pendidikan Seskoad.

Dari kisah tadi saya ingin berpesan, jadi kalau diantara Saudara ingin mengikuti suatu pendidikan, apakah Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) atau Sesko dan ternyata belum lulus pada kesempatan pertama dan kedua, jangan kecil hati, jangan putus asa, jangan pula menyalahkan sana, menyalahkan sini dan jangan pula menyalah-nyalahkan institusi. Saya pun mengalami yang semacam itu, padahal saya lulus nomor 1 (memperoleh penghargaan Adhi Makayasa) dari angkatan saya di Akademi Militer. Yang pasti kita harus yakin Tuhan Yang Mahakuasa, Allah SWT Maha Mengetahui dan Maha Mendengar segala usaha dan doa kita.

Dunia Kerja

Kita dan Orang - Orang Yang Kita Kagumi

03:37:00

Saat wawancara penelitian skripsi tahun 2015 lalu
" Saya tak pernah menyangka bahwa apa yang dulu saya inginkan, Allah SWT selalu menjaganya  
sampai waktu yang telah Ia tentukan ".

Sejak dulu saya selalu menyukai malam minggu, bukan karena saya akan jalan bareng gebetan gitu, tapi di beberapa tahun terakhir saya punya beberapa kebiasaan untuk menghabiskan malam minggu ; mengisi dengan istirahat total, puasin baca buku sambil menulis atau ngerjain tugas serta duduk nyantai di warung kopi. So, malam ini saya mau habiskan waktu untuk membaca dan menulis cerita tentang seseorang.

Awalnya sih sebelum membaca buku, saya sempatin membuka laptop untuk melihat foto - foto masa lalu, ceile masa lalu. Sambil membayangkan setiap moment dalam foto sih, kebetulan saya ketemu foto ini dan langsung kepikiran untuk menuliskan sedikit tentang sosok yang ada dalam foto itu.

Personal Story

Cerita Menjadi Ajudan #4 : Ajudan Bupati Kok Jualan Buku

08:18:00


" Tahun ini saya bersyukur sekali, Allah SWT memberikan keberanian kepada saya untuk membuka usaha kecil – kecilan " - Si Anak Rimo

Jika boleh jujur, bukan usaha yang terpenting buat saya, melainkan keberanian dan mental belajar berwirausaha itulah yang terpenting buat saya. Satu hal yang rasanya tidak pernah terbayangkan oleh saya untuk berwirausaha dalam waktu dekat ini, saya memberanikan diri membuka usaha toko buku lengkap dengan pustaka kecilnya serta usaha papan bunga. 

Saat memulai usaha, tentu ada banyak sekali rintangan dan godaan yang membuat kita mengurungkan niat membuka usaha. Kebanyakan rintangan dari dalam diri sendiri sih, seperti ngapain ngurusin hal begituan, nanti kalau ngak jalan gimana, nanti yang ngurusin siapa, dan banyak hal lain.  Belum lagi orang tua yang bingung saat melihat barang - barang baru sampai dari pengangkutan, mulai dari papan bunga hingga kardus - kardus besar berisi buku. 

Dunia Kerja

Cerita Menjadi Ajudan #3 : Ketika Kesabaran Diuji

23:58:00



“ Salah satu hal terberat saya menjadi ajudan adalah
bagaimana kami menerima setiap tamu yang ingin
berjumpa dengan Bupati “

Menjadi seorang Kepala Daerah tentu bukanlah tugas yang mudah. Banyak hal yang diurus, mulai dari pemerintahan hingga kondisi sosial masyarakat. Kita harus ingat bahwa seorang kepala daerah itu melayani seluruh masyarakat, lengkap dengan segala permasalahannya. Tulisan kali ini akan bercerita tentang bagaimana sulitnya kita bisa menahan kesabaran menghadapi berbagai persoalan dan mekanisme orang yang ingin bertemu dengan kepala daerah. 

Setiap pekerjaan tenty punya cerita suka duka tersendiri, apapun jenis pekerjaannya pasti punya kisah sendiri. Salah satu hal tersulit yang saya hadapi saat berkerja adalah melayani tamu yang ingin bertemu dengan Bupati. Saya kebetulan menjadi seorang ajudan Bupati yang dekat dengat rakyat, dimana Bapak Bupati selalu berusaha untuk hadir dalam kegiatan kemasyarakatan. Wajar saja sih beliau dekat dengan masyarakat, karena latar belakang beliau memang dimulai dari Kepala Desa, Anggota DPR, Wakil Bupati hingga menjadi seorang Bupati.