Jurusan Kuliah Yang Dibutuhkan di Aceh Singkil 5 Tahun Mendatang

By Si Anak Rimo - June 01, 2019



Kualitas sumber daya manusia merupakan kunci keberhasilan masa depan bangsa. SDM yang unggul dan berdaya saing akan mengantar Indonesia sejajar dan disegani bangsa lain.                                                                   – B.J. Habibie Presiden ke – 3 Indonesia

Saya percaya dan meyakini bahwa ilmu pengetahuan menjadi modal paling penting untuk membangun suatu negara. Dengan ketersediaan generasi yang berilmu, bertaqwa, maka akan menjadikan sumber daya menjadi lebih inovatif dan produktif.  Sehingga, bangsa ini akan dapat bersaing di ranah internasional. Setiap daerah di Indonesia tentu mempunyai visi misi yang ingin di capai dalam rencana pembangunan, sehingga dijabarkan dalam berbagai kebijakan dan program pembangunan, tak terkecuali Kabupaten Aceh Singkil, kampung halaman tercinta kita.
 
Sebenarnya sudah sejak lama saya pengen nulis tentang ketersediaan lapangan kerja yang berkorelasi dengan jurusan kuliah yang dibutuhkan di Aceh Singkil. Menurut saya ini penting banget ditulis dan disosialisasikan kepada generasi muda dan kepada orang tua agar mereka mengetahui kemana sih arah pembangunan daerahnya, mulai dari sektor apa yang menjadi fokus utama, bagaimana roda ekonomi serta kebutuhan pasar tenaga kerja, hingga peluang investasi yang dapat digarap, dan saya rasa semua ini harus diketahui oleh seluruh elemen di daerah sebagai referensi menyusun rencana kedepan. 

Lantas, apa sih hubungan jurusan kuliah dengan pembangunan daerah ?

Jelas ada dong. Saya jadi ingat saat Mas Anies Baswedan bercerita dalam diskusi “ Anak muda untuk Indonesia “, beliau bercerita tentang kisah Bung Imaduddin Abdurrahim, seorang ulama yang terinspirasi dari pemimpin Bung Hatta saat meresmikan Bendungan Asahan di Sumut, sambil beliau menjelaskan arah pembangunan bangsa. Saat itu banyak anak muda berusaha hadir untuk melihat sosok pemimpin mereka, Bung Imad sendiri masih berada di bangku sekolah dan kita mungkin dapat membayangkan bagaimana pidatonya Bung Hatta, ada kalimat yang membuat banyak anak muda memulai mimpi baru setelah mendengar arah pembangunan dari Wakil Presiden kala itu. Kira – kira begini gambaran pidato Beliau, 

“ Indonesia kedepan, untuk membangun kita memerlukan banyak listrik dan untuk itu kita akan membangun banyak bendungan, dan kita membutuhkan banyak insinyur litrik untuk mengisi pembangunan ini “. – Bung Hatta

Apa yang terjadi setelah mendengar arahan dari Bung Hatta kala itu ?, Banyak anak – anak saat itu ingin melanjutkan sekolah untuk menjadi insinyur listrik. Itulah yang membuat Bung Imad berkuliah di ITB dengan mengambil  insinyur. Beginilah pentingnya kita untuk memberikan gambaran akan arah perjalanan pembangunan kepada adik – adik yang lebih muda, biasanya para pengusaha selalu mencari orang – orang terbaik untuk membaca peluang bisnis dalam melakukan ekspansi. Namun, untuk daerah berkembang, kehadiran pemerintah dan kaum intelektual sangat dibutuhkan dalam sinergi pembangunan.

Kita lanjutin lagi ya pembahasan mengenai jurusan kuliah, biasanya sebelum memilih jurusan kuliah, ada beberapa hal yang kita pertimbangkan terlebih dahulu dengan matang, sesuai passion kah, kampusnya, kemudahan mencari pekerjaan, hingga besaran gaji dll. Namun tak semua generasi muda dan orang tua mampu menganalisa arah pembangunan suatu daerah dan kebutuhan pasar kerja, sehingga diperlukan kehadiran orang yang lebih paham dan memiliki pengetahuan untuk mendeskripsikan kondisi dan peluang kerja kedepan di daerah pada masa yang akan datang. 

Tulisan ini merupakan rangkuman dari observasi dan diskusi serta keluhan yang saya dapatkan selama 3 tahun terakhir di Aceh Singkil. Mulai dari sahabat yang sharing tentang sulitnya lapangan kerja, adik – adik yang bingung milih jurusan, orang tua yang kesulitan memberi arahan dalam kuliah, kepala dinas yang kesulitan mencari sumber daya manusia, dll. Dengan segala keterbatasan, semua referensi yang telah lama bersemayam di kepala harus dituliskan dalam blog ini, agar informasi ini sampai dan tidak menjadi beban di pikiran saya.

Pada alenia ini, saya ingin bercerita tentang arah pergerakan ekonomi dan kebijakan pembangunan yang saya analisa berdasarkan penglihatan dan diskusi dengan teman – teman. Kabupaten Aceh Singkil memiliki potensi yang mungkin tak banyak dimiliki daerah lain, mulai dari hutan yang indah di pinggiran lauser dan sungai singkil, rawa Singkil dengan keberagaman flora dan fauna, laut yang luas, sungai yang banyak, hingga keindahan laut yang tak ada duanya di Aceh. Ditetapkannya Pulau banyak menjadi salah satu icon wisata unggulan Provinsi Aceh, menjadi potensi besar untuk membangun ekonomi dari sektor pariwisata. Beberapa tahun kedepan akan ada pembangunan berbagai hotel baik di Rimo atau pun di Pulau Banyak, walaupun hotel dengan bintang yang sesuai dengan perkembangan daerah. Karena semakin mudahnya akses orang berkunjung, maka travelling bukanlah hal yang sulit nantinya. 

Banyaknya perusahaan perkebunan kelapa sawit saat ini, kedepan akan melakukan peningkatan value added untuk bahan baku, terlebih jika negara berhasil mengkonversi minyak sawit menjadi bahan bakar kendaraan bermotor, sehingga kita tidak lagi memasarkan bahan mentah tetapi sudah dalam berbagai turunan. sentral – sentral ekonomi akan disebar dan tidak hanya terfokus di kota – kota besar. Jika Subulussalam mencoba menjadi daerah perdagangan dan kuliner, kita juga tak kalah karena memiliki budaya, alam, makanan, serta yang terpenting market ekonomi yang juga kuat, walaupun hanya kalah karena tidak berada di jalur lintas darat. Tetapi pelabuhan laut Singkil mulai menunjukkan geliat, karena menjadi tempat bersandar kapal dari Nias dan Simeulue yang melakukan perdagangan bahan alam.

Potensi Danau Anak Laut akan dieksploitasi untuk dijadikan salah satu penggerak ekonomi di wilayah Singkil Utara dan Singkil, dalam beberapa tahun ini akan dibangun dermaga dan pabrik es serta faktor penunjang lainnya. Gunung Meriah sebagai daerah dengan penduduk terbanyak, juga terus melahirkan banyak wirausaha yang bergerak di sektor swasta, tidak lagi terfokus pada sumber daya alam, melainkan mulai menggarap di sektor jasa dan kuliner. Saya saja pas hendak membuka satu warung kopi, kita kesulitan lo mencari koki atau yang ahli dalam pemasaran produk dll. Itu baru satu bidang lo. Hari ini kita melihat bahwa pembangunan itu tidak hanya berada di Kecamatan Gunung Meriah dan Singkil, tetapi mulai merata di setiap kecamatan. Walaupun tidak sebesar dan secepat Gunung Meriah, tapi geliat itu mulai terlihat sesuai dengan potensi yang dimiliki. Singkohor dan Pulau Banyak terus melangkah maju, Simpang Kanan mulai dilirik oleh berbagai investor, mulai dari kekayaan air untuk tenaga listrik, hingga pabrik. Dan ini semua harus disiapkan SDMnya agar tenaga teknis dapat diisi oleh orang daerah itu sendiri.

Menurut saya pribadi, ada beberapa jurusan yang dibutuhkan dan memiliki peluang kerja yang begitu besar di daerah dalam beberapa tahun kedepan, saya akan mencoba melistkan dan memberikan sedikit gambaran umum terkait jurusan itu, antara lain :

Bidang kesehatan, ada jurusan pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, kedokteran hewan, nutrisi dan teknologi pangan, teknik radiodiagnostik, manajemen pelayanan rumah sakit. 

Bidang kesehatan merupakan salah satu bidang yang paling banyak membuka lapangan pekerjaan, karena memang ada banyak sekali jurusan di bidang ini, namun salah satu permasalahan kita adalah menumpuknya persentase sarjana di beberapa jurusan, seperti kebidanan dan keperawatan, padahal ada masih banyak jurusan kesehatan yang lain. Memang sih beberapa jurusan hanya ada di pulau Jawa, sehingga banyak yang sulit untuk berkuliah disana. Kuota Dokter umum juga akan terus meningkat di daerah Aceh Singkil, namun seiring perkembangan zaman kehadiran dokter spesialis sangat dibutuhkan, sehingga harus segera melanjutkan pendidikan ke lebih tinggi bagi dokter – dokter muda. 
 
Semakin meningkatnya jumlah penduduk dan kemudahan akses transportasi, kedepan akan banyak membuka akses kesehatan dari swasta, mulai dari RS Swasta dll.

Bidang Matematika dan IPA, ada jurusan matematika dan kimia, bioenterpreneurship, fisika medis, Pengelolaan dan Pemberdayaan SDA Lingkungan. 

Bidang ini menjadi salah satu bidang yang jarang banget dikuasai di daerah kita, hal ini terlihat dari sedikitnya pelajar kita yang lulus di kampus terbaik di jurusan eksakta, malah yang lebih banyak di bidang humaniora. Saya mendapat banyak cerita dari teman – teman seangkatan dan juga adik – adik kelas, bahwa ketika ujian mata pelajaran eksakta mereka kesulitan sekali, baik saat tes masuk perguruan tinggi, kepolisian, militer dan sekolah kedinasan lainnya. Sehingga ketika tes di tahapan akademik, banyak yang gugur.

Namun bukan berarti tidak ada anak Aceh Singkil yang menguasai dan mencintai bidang eksakta, tetapi tidaklah banyak dan sesuai dengan kebutuhan daerah berkembang. Saya pribadi mengalami kesulitan di bidang eksakta. Tetapi hal ini tidak bisa dibiarkan terus jika daerah kita ingin menjadi daerah maju, anak – anak dan adik – adik kita yang masih di bangku sekolah, harus diberikan pendidikan yang kuat baik melalui les atau mengikuti berbagai pendidikan. Karena memang jarang sih kita dengar tempat les di Aceh Singkil yang menjadi tempat adik – adik menambah kecakapan. Bidang ini adalah bidang yang tidak bisa dipelajari dalam beberapa hari, banyak saya lihat yang mau tes akademik tapi belajarnya seminggu sebelum tes. Karena kita tak akan kuat mendapatkan materi materi lain jika dasar ilmu eksakta tidak kita kuasai. Berbeda dengan pengetahuan umum yang bisa kita pelajari dalam waktu yang tak lama.

Potensi dan peluang kerja sangat besar untuk mereka yang menguasai eksakta, baik sebagai tenaga pengajar hingga sebagai tenaga ahli untuk penggunaan teknologi yang berkaitan erat dengan eksakta. Baik tenaga medis, tenaga ahli di industri hingga perusahaan.
   
Bidang Sosial dan Humaniora,
ada jurusan Ilmu Politik, Jurnalistik, Hubungan Internasional, Administrasi Bisnis, Marketing Communication, Penyiaran ( Broadcasting) dan Adverting,  Branding, Tata Busana dan Tata Rias, Perhotelan.

Beberapa tahun lalu saya banyak menghabiskan waktu untuk mengurus marketing komunikasi, branding dan dunia percetakan. Kita sangat kesulitan sekali mencari teman kerja atau yang ahli dibidang desain grafis dan konsultan politik begitu.

Salah satu kesulitan lulusan sosial dan humaniora adalah lapangan bidang kerja mereka dapat dimasuki oleh lulusan eksakta dan teknik, namun lapangan kerja bidang eksakta atau teknik tak dapat dimasuki oleh lulusan ilmu sosial. Contoh, semua orang dapat mencalonkan diri menjadi legislatif, atau semua orang dapat mendaftar menjadi jurnalistik, wartawan dll. Namun anak jurusan sosial tidak dapat mendaftar kerja di konsultan pengawasan kah, atau menjadi tenaga ahli di beberapa perusahaan, terutama sebagai tenaga teknis.

Baca Juga : Fase Setelah Wisuda 

Peluang bisnis dan kerja bagi mereka yang menguasai dunia informasi sangatlah besar, terlebih hari ini youtube dll menjadi lapangan kerja yang tak perlu kita mendaftar dengan membawa ijazah dll. Kita dituntut untuk kreatif dan inovatif. Saya sih selain berkerja di kantor, saya juga menghabiskan waktu menulis di blog pribadi, memang ada iklan dari google sih. Tapi, karena saya tidak fokus jadi  penghasilannya masih sangat minim. Padahal kecepatan jaringan internet terus meningkat lo.

Oa, malah saya pernah berkomunikasi dengan salah satu mahasiswa dari Singkil yang memiliki web, dia mempunyai penghasilan diatas seorang PNS lo, padahal hanya berkerja menggunakan laptop untuk menulis.

Bidang Ekonomi dan Bisnis
, ada jurusan Akutansi, Menajemen Pemasaran, Administrasi Niaga, Business Creation, Managemen Bisnis dan Pemasaran, Managemen Pariwisata. Hampir semua kecamatan punya potensi yang dapat dijual, ada yang menawarkan jasa, alam hingga potensi pariwisata. Beberapa bulan lalu, salah seorang kepala dinas pernah bilang bahwa dia membutuhkan seorang akuntan untuk menyusun laporan keuangan dan berbagai laporan lainnya. Itu baru satu bidang, belum lagi bagaimana tumbuhnya sektor swasta yang kekurangan ahli pemasaran. dan yang paling potensial adalah menjadikan kepulauan banyak menjadi lahan ekonomi dengan ecowisata dan berbagai lainnya. Tour gate yang asli dari Aceh Singkil juga masih sangat minim, dan regulasi juga belum mengatur secara rinci bagaimana sumber pemasukan ke daerah melalui pariwisata, dan itu semua membutuhkan seorang managemen pariwisata.

Bidang Sastra dan Budaya
, ada jurusan Sastra Inggris, Sastra Cina.Kenapa dua sasta ini yang saya tuliskan, karena memang bahasa Inggris dan mandarin merupakan bahasa internasional, selain itu karena saat ini sedang ada pertumbuhan ekonomi besar di China. Beberapa tahun kedepan pengusaha China akan melakukan ekspansi bisnis, tentu ini menjadi peluang dan tantangan terhadap pembangunan. So, kita harus menguasai bahasa dan budaya mereka juga sebelum mereka benar - benar tumbuh besar di pertumbuhan ekonomi dunia.

Bidang Teknologi dan Komputer, ada jurusan Mobile Aplication and Technology,  Sistem Informasi, software enginering, Information System Audit.Saat ini tenaga ahli bidang komputer dan jaringan masih sangat minim. Di instansi Pemerintah Kabupaten saja yang expert di bidang ini bisa dihitung dengan jari, padahal di abad 21 ini teknologi merupakan kebutuhan yang tak mungkin terpisahkan baik dalam dunia pendidikan, bisnis dan pemerintahan. Ada lebih 10 perusahaan besar di Aceh Singkil yang bergerak di perkebunan, dan semua itu membutuhkan tenaga ahli bidang ini, tujuannya sih untuk memudahkan pengawasan dan kerja di dalam administrasi perusahaan.
Bidang Pertanian, ada jurusan Agribisnis, agroteknologi, ilmu kelautan, peternakan,  budidaya perairan, konservasi hutan dan ecowisata, budidaya peternakan.
Mungkin salah satu daerah di Provinsi Aceh ini yang membutuhkan ternak adalah Aceh Singkil, bagaimana tidak, satu desa saja dalam seminggu biasanya pasti ada acara pesta dan memotong hewan ternak seperti kerbau atau sapi. Belum lagi di Gunung Meriah, itu kebutuhan akan daging tinggi sekali.


Selain kebutuhan daging, luasnya lahan di Aceh Singkil menjadi potensi dalam mengembangkan berbagai jenis tanaman. Apalagi kita juga punya rawa singkil, bisa dijadikan ecowisata seperti daerah lain di Indonesia. Kenapa potensi sekali, karena di Aceh hanya ada dua rawa yaitu rawa tripa dan rawa singkil.

Bidang Seni, ada jurusan desain grafis, Tata Boga, Desain Interior and Product. Bidang ini salah satu penunjang kemajuan teknologi dan informasi, sehingga dibutuhkan banyak desai grafis, serta tata boga. Tata boga menjadi penting karena di beberapa daerah sudah mulai berkembang wisata kuliner.

Bidang Teknik, ada jurusan Teknik Kelautan, Teknik Pertambangan, Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Mesin, Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan, Teknik Telekomunikasi, Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Perminyakan, Teknik Industri.

Teknik menjadi primadona. Aceh Singkil masih membutuhkan banyak sekali insinyur di berbagai bidang. Seperti arsitek, teknik mesin, sipil, kelautan hingga industri dll. Potensi itu semakin besar karena setiap tahun pemerintah melakukan belanja modal dalam bentuk pembangunan proyek - proyek, dan insinyur merupakan right man di bidang infrastruktur ini.

Ada beberapa hal sih yang membuat ketersedian lapangan kerja di Aceh Singkil itu sangat minim, hingga hal – hal yang membuat kita kesulitan mendapatkan pekerjaan. Mulai dari tekanan demografis dan jumlah komposisi angkatan kerja yang besar, pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih kecil dari pertumbuhan angkatan kerja, kompetensi pencari kerja yang tidak sesuai pasar kerja, menumpuknya satu bidang ilmu dengan peminat paling besar, keterbukaan informasi yang sangat minim, budaya kerja yang tidak update, hingga masih lemahnya pengawasan di birokrasi dalam melakukan rekrutmen tenaga kerja dll. 

Sebagai seorang sarjana ilmu politik, awalnya saya juga merasa kesulitan mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang keilmuan, namun jika kita berani dan terus belajar maka kesempatan itu akan hadir. Tentu semua jurusan dibutuhkan di Aceh Singkil, namun ada beberapa jurusan yang sampai saat ini sulit kita temukan sarjananya, seperti desain grafis, pemasaran dll.

Sebagai contoh saat penerimaan PNS di jajaran Pemkab Aceh Singkil beberapa bulan yang lalu, kita dapat melihat ada beberapa formasi dengan peminat yang begitu banyak dari putra daerah, namun ada banyak sekali formasi yang sangat minim pendaftar di jurusan itu. Ini menandakan bahwa kita masih bertumpuk di beberapa jurusan saja, seperti jurusan guru PAI, Olahraga, Bahasa Indonesia, Ekonomi Managemen, Kebidanan, namun jurusan seperti teknik lingkungan dll masih sangat minim. Hal ini lah yang akan menjadi tugas kita bersama dalam memberikan gambaran peluang pasar melalui arah kebijakan pembangunan.

Dengan gambaran dan cerita seperti ini, setidaknya dapat memberikan referensi akan peluang kerja kedepan. Sebagai kata kunci, dalam tulisan ini menjadi PNS bukanlah satu tujuan utama yang ingin dijabarkan dalam cerita ini, karena jelas ditengah globalisasi dan kemajuan teknologi, penerimaan PNS akan semakin berkurang dan tidak lagi menjadi tujuan utama generasi muda. Terkadang jurusan kita kuliah memiliki kompetitor yang begitu besar, namun di jurusan lain yang tak kalah dibutuhkan di Aceh Singkil malah kosong, sejatinya kadang bukan lapangan kerja yang terbatas, melainkan masih sangat homogennya pasar kerja kita.

Salah satu ciri – ciri daerah maju adalah lebih banyaknya sarjana lulusan eksakta dan ipa serta teknologi daripada jurusan humaniora. Ada satu hal yang sebenarnya menjadi salah satu penyesalan saya saat kuliah dulu, saya lupa belajar bagaimana berwirausaha. So, apapun jurusan yang akan kita ambil saat kuliah, baik sosial maupun teknis dan apapun itu, jangan pernah lupa belajar untuk menjadi seorang pengusaha. 

Bersambung

  • Share:

You Might Also Like

3 komentar

  1. Insyaallah, siap mengisi kekosongan yang dibutuhkan daerah tercinta

    ReplyDelete
  2. Keren Gan Artikelnya...
    kunjungi juga uma.ac.id

    ReplyDelete
  3. Situs Penyedia Layanan Sepak Bola Terbaik Sbobet Dan Bonus Member Baru Yang Besar, Agen Sepak Bola Sbobet Maxbet Yang Memberikan Pelayanan 24 Jam Nonstop, Bandar Judi Sepak Bola Sbobet Yang Di Dukung Oleh Bank Dengan Pelayanan CS Yang Ramah dan 24 Jam Nonstop, Penyedia Jasa Pembuatan ID Sbobet Judi Sepak Bola Yang Terkenal Dan Memiliki Grafis YangBagus, dan Kemudahan Dalam Bermain Dan Keamanan Saat Bertransaksi

    Agen Sepak Bola Online

    bonus besar Sepak Bola

    Bandar judi Sepak Bola

    Agen Sbobet Judi Bola

    Judi Sepak Bola Terbaik

    Agen Judi Online

    Bandar judi ikan

    Agen sabung ayam

    judi sabung ayam

    judi tembak Ikan

    Agenjudi tembak ikan terbaik

    ReplyDelete