Ada satu cerita yang masih sangat membekas saat perkuliahan dulu. Seorang Abang yang juga berkerja sebagai seorang Manager BUMN bercerita bahwa untuk merekrut seseorang dalam sebuah perusahaan tidaklah hanya dilihat dari kecakapan dan kemampuan saja. Namun, media sosial juga menjadi salah satu pertimbangan dalam melihat kepribadian seseorang sebelum dia masuk dunia kerja.
Seiring perkembangan zaman, tentu ada
banyak sekali perubahan yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Kemajuan
teknologi dan ilmu pengetahuan menciptakan banyak sekali perubahan, baik itu
insfratruktur sampai pada perubahan budaya dan pola hidup yang terus mengukuti
trend zaman, sebuah perubahan yang selalu memiliki dampak positif dan negatif
terhadap masyarakat. Banyak daerah pemekaran seakan lupa bahwa pendidikan
merupakan salah satu pondasi terpenting dalam pembangunan suatu daerah.
Pendidikan seolah terabaikan dan dirasa tidak lagi menarik dan penting untuk
menjadi bagian dari proses pembangunan oleh penguasa.
![]() |
| Sesaat Setelah Acara |
Mengarungi
Lautan Luas, menyeberangi sungai, membelah jalan di hutan - hutan dan jalan
perkebunan, berjemur di bawah terik sang surya, bergadang bersama tuntutan
kerjaan yang kejar tayang dan tumpukan kertas yang berjibun. Semua ini kita
jalani dengan sepenuh hati dan gembira bersama team pemenangan waktu itu.
Waktu itu hampir sebulan
penuh kita liburan di lapangan pertarungan pilkada dan menjadi bagian dari
keberagaman masyarakat di seluruh penjuru Aceh Singkil. Sepanjang perjalanan
panjang bersama, hanya satu moment ini yang kita abadikan bersama setelah
seharian bekerja mempersiapkan Kampanye Akbar waktu itu. Bayangin berbulan - bulan sama hanya sekali kita berfoto bersama.
Kak Timme Metri Rahmi ini adalah arsitek lulusan Universitas ternama di Medan, USU. Usianya beda
tipis dengan Ibu di rumah, hanya beda setahun dua tahun. Ibu kelahiran 70an, dan aku anak baru gede yang lahir tahun 90an. Harusnya sih aku memanggilnya tante atau ibuk, tetapi supaya bisa lebih akrab bagusnya sih kakak. Terkadang kita membagi
peran sebagai rekan kerja, terkadang berbagi seperti adik dan kakak. Bagi saya kita itu komplit banget dalam berbagi tugas di lapangan.
“ Usia duapuluhan adalah masa kegemilanganmu, masa yang
paling penting dan paling indah. Tapi juga masa-masa dimana kamu harus
mengambil keputusan penting dan melakukan kesalahan besar. ”
Di
ufuk usia dua puluh enam tahun aku mulai memilih isi dari seluruh peristiwa
hidup yang kian mengharuskan ku menentukan pilihan. Usia ini adalah waktu
terpenting dalam mengejar masa depan dan pilihan pendamping hidup. Sebelum
malam kian sunyi dan bintang - bintang mulai ditelan malam, izinkan aku
mengucapkan terima kasih untuk semuanya atas doa dan kebaikan teman - teman
dalam mewarnai perjalanan hidup ku. Aku sangat berterima kasih untuk semua ini.
Terspesial
untuk dua pengantin muda ini, aku tak bisa ketik apa apa lagi selain berusaha memberikan
dan menjadi yang terbaik dalam setiap waktu nantinya. Pokoknyo tenang sajo yo kak. Oio kak, kepatang tu kan ado yang mbo kecek nandak foto berduo itu samo kakak, eh malam ko kito ado foto berduo yo.



