Pulau Balai, Pusat Ekonomi dan Persinggahan Wisatawan

By Si Anak Rimo - June 30, 2018


Dermaga Pulau Balai
Masyarakat berdiri menunggu di pinggiran dermaga, menatap satu persatu penumpang kapal yang hendal turun. Semua antusias saling melihat, seakan seorang perantau yang bertahun – tahun tak pulang ke kampung halaman. Tempat ini begitu ramai, kapal – kapal nelayan bersandar dan pulau ini seakan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, sehingga dinamakan pulau ini dengan sebutan Pulau Balai. 

Bercerita tentang Pulau Banyak, Wilayah Kepulauan Banyak terbagi dalam dua wilayah, yaitu gugus selapan yang merupakan wilayah Kecamatan Pulau Banyak, dan pulau pulau kecil di sekitar Pulau Tuangku. Pulau Balai adalah ibukota dari Kecamatan Pulau Banyak. Selain sebagai pusat pemerintahan, Pulau Balai juga sebagai pusat ekonomi masyarakat.

Pulau Balai adalah pulau nonvulkanik yang dihasilkan  dari pergerakan lempeng India dan Australia sehingga membentuk rangkaian busur pulau depan.  Dari banyak pulau yang ada dalam gugusan ini, Pulau Balai adalah salah satu pulau yang berpenghuni dan memiliki jumlah penduduk terbesar. Infrastruktur di pulau ini dapat digolongkan baik, seperti penginapan, pusat perbelanjaan, rumah makan dll. Namun, jumlah fasilitas yang ada mungkin belum mampu memenuhi kebutuhan wisatawan yang membludak saat akhir tahun atau libur lebaran. 

Perekonomian penduduk di pulau ini digerakkan dari sektor kelautan, banyak masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan, mulai dari nelayan tradisional, modern maupun pengepul ikan. Melimpahnya kekayaan ikan di pulau ini, sebahagian besar hasil lautnya dipasarkan di Singkil dan dikirimkan ke Kota Medan.

Berbicara mengenai pariwisata, biasanya para wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung pasti selalu singgah ke Pulau ini. Mereka menginap di hotel maupun penginapan sederhana lainnya yang kini terus tumbuh dengan berbagai variasi, mereka menginap di pulau ini dan berkunjung ke pulau - pulau lain dengan pulang - pergi. Namun, tidak sedikit juga yang memilih membawa tenda dan camping di pulau - pulau yang indah menawan.

Perjalanan dari Pulau Balai
Tim Survey Film Sang Haloban

Pulau ini biasanya dijadikan tempat transit untuk berbagai kegiatan pariwisata yang ada di Pulau Banyak. Saya sih termasuk lumayan sering berkunjung ke Pulau Balai, perlahan pembangunan dan fasilitas pariwisata terus tumbuh, baik yang dibangun oleh pemerintah maupun dibangun swasta / masyarakat. Hampir seluruh kegiatan pemerintahan biasanya diadakan di Pulau Balai, alasannya sih karena hanya tak banyak pulau yang berpenghuni, dan Pulau Balai merupakan pulau dengan penduduk terbesar. 

Keindahan dan kedamaian di Pulau ini tak perlu diragukan, ombak yang menghempas dermaga dan angin yang bertiup membuat liburan kita di pulau ini terasa menyenangkan. Terlebih lagi saat pagi hari, duduk santai di pinngiran penginapan yang langsung berhadapan dengan laut dan ditemani kopi kita dapat melihat aktivitas jual beli ikan di pengepul ikan, ikan yang segar dan harga yang sangat terjangkau membuat kita yang tinggal jauh dari laut merasa terkejut dan heran. Harganya sangat terjangkau sekali.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar