Ada banyak cerita dan perjalanan waktu yang mereka
lalui bersama. Sebuah kisah penantian seorang gadis dan lelaki pemalu. Gadis manis
itu menaruh harapan yang begitu besar kepada lelaki yang ditemuinya sepuluh
tahun lalu saat mereka berada di sekolah yang sama. Lelaki berkaca mata itu
adalah mantan ketua osis sewaktu mereka berada di sekolah yang sama, sedangkan
wanita itu adalah bintang kelas yang selalu dipuji – puji guru dan menjadi
dambaan semua siswa karena kepintaran dan kelembutan bahasanya.
Senin pagi setelah upacara bendera selesai, mereka berdua
dipanggil ke ruang kepala sekolah dan akan ditugaskan berangkat ke ibukota
provinsi untuk mewakili sekolah sebagai pelajar Sekolah Berstandar Nasional,
waktu itu sekolah memang baru saja mendapatkan status Sekolah Berstandar
Nasional. Awalnya mereka tidaklah begitu akrab namun kegiatan ini lah yang menjadi
awal tumbuhnya rasa dan cerita penuh makna diantara mereka. Untuk sekian banyak
perjalanan yang telah mereka lewati, gadis itu merasa ia dijaga oleh lelaki
yang kini menjadi sahabatnya itu. Walaupun mereka seangkatan namun pemuda itu
menjaganya seperti ia menjaga adiknya sendiri.
