Bahasa, Kunci Membawa Singkil Ke Dunia Internasional

By Si Anak Rimo - August 06, 2023

 

Kampung Inggris, Pare, Kediri Jawa Timur

Penguasaan bahasa menjadi salah satu sebab kemajuan peradaban. Zaman Keemasan Kekhalifahan Islam saat Bani Abbasiyah antarnya disebabkan puluhan bahkan ratusan ahli bahasa menerjemahkan buku atau teks pengetahuan dari peradaban-peradaban maju dunia saat itu seperti Romawi, Yunani dan Farsi sehingga Bagdad, Ibukota Kekhalifahan Abbasiyah, mempunyai perpustakaan terlengkap yang dikenal dengan Baitul Hikmah.

Saya mengunjungi sebuah Desa di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Desa ini bernama Telungrejo namun lebih dikenal sebagai Kampung Inggris Pare. Puluhan lembaga pendidikan bahasa Inggris hadir disana membentuk sebuah ekosistem pendidikan bahasa Inggris menjadi magnet bagi english learners seantero nusantara. Tarikan magnet ini memberikan berkah bagi pengembangan ekonomi tempatan dari penyewaan akokodasi, sarana transportasi, penjualan makan-minum hingga produk kreatif. Ekosistem bahasa ini juga mengundang investasi dan menambah pundi pemerintah daerah melalui pajak dan retribusi.

 

Rakyat Aceh Singkil harus memiliki kemampuan bahasa asing yang baik. Bercermin dari kejayaan masa lalu sebagai pusat perdagangan, kemampuan bahasa asing terutama bahasa inggris menjadi keniscayaan apabila Aceh Singkil ingin mengulangi kejayaannya.

 

Bahasa Inggris memungkinkan promosi keindahan alam dan potensi alamnya diketahui secara global; memberikan kesempatan para mahasiswa, PNS, dosen untuk mendapatkan pengetahuan terbaru bahkan kesempatan beasiswa pendidikan universitas terkemuka di dunia; dan memperkuat koneksi dan jaringan bisnis global dari entrepreneurs Aceh Singkil melalui profesiensi bahasa. Semua hal diatas akan membentuk generasi Aceh Singkil menjadi generasi kelas dunia, sebagaimana endatu kita, Syaikh Abdurrauf As-Singkili dan Hamzah Fansuri buktikan pada masanya.

 

Saya berdiskusi dengan anak-anak muda penggiat pembelajaran bahasa inggris ke Pare dalam rangka melakukan ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) untuk menghadirkan ekosistem pembelajaran bahasa asing di Aceh Singkil. Insya Allah pada tahun 2024 melalui dana otonomi khusus alokasi kabupaten (Doka) akan dianggarkan pembelajaran bahasa asing terutama bahasa inggris berbasis komunitas pembelajar di Aceh Singkil. Semoga hal ini akan melahirkan critical mass sumber daya manusia Aceh Singkil yang mampu bersaing dan bersanding dengan komunitas global untuk memanfaatkan potensi yang dimilikinya dan meraih peluang yang disedikan mitra globalnya.

 Oleh Marthunis

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar